BROWSE DARI HP / PONSEL ANDA DI http://ponsel.websiteforever.mobi MOBILE PORTAL...BROWSE ALAMAT INI MELALUI BROWSER DI PONSEL ANDA

Minggu, 17 Januari 2010

Akankah Teknologi 4G Sukses di Indonesia?


Indonesia akan menyambut teknologi WiMax dan LTE. Teknologi 3G saja disebut-sebut operator belum menikmati hasilnya dengan maksimal. Lalu apakah 4G akan berhasil? Ada dua teknologi yang bersaing untuk menjadi 4G yaitu WiMax dan LTE (Long Term Evolution). Namun jika merujuk persyaratan IMT-Advance, kedua teknologi ini tidak bisa disebut sebagai 4G.

Yohanes Denny Strategic Intelligence Nokia Siemen Network mengatakan LTE adalah pre-4G karena tidak sepenuhnya comply dengan persyaratan IMT-Advance yang merupakan konsep standarisasi 4G.

Sementara WiMax juga tidak bisa dikategorikan sebagai teknologi 4G. Meskipun dari sisi kemampuan berupaya menyediakan spesifikasi ultra-broadband, tapi WiMax belum dinyatakan lolos dari requirements IMT-Advance.

Sementara parameter yang dipersyaratkan IMT-Advance & ITU (International Telecommunication Union ) 4G di antaranya harus memiliki peak data rata-rata 100 Mbit/s untuk yang sifatnya mobile. Sedangkan yang mobilitasnya terbatas atau nomadic harus memiliki kecepatan hingga 1 Gbit/s. Sementara bandwidth harus mencapai setidaknya 40 MHz.

Selain itu juga harus memiliki kemampuan komprehensif dan solusi berdasarkan IP (internet protocol) yang secure untuk menyediakan IP telephony, akses internet ultra broadband, layanan game, atau streaming HDTV multimedia.

Lalu bagaimana potensi teknologi WiMax dan LTE ini di Indonesia? Managing Director WiMAX Southeast Asia, Intel Corporation Werner Sutanto mengatakan 2010 merupakan tahun yang tepat untuk mengimplementasikan WiMAX terutama di Indonesia.

Ia memberikan alasan penetrasi broadband di Indonesia masih sangat rendah. Penetrasi broadband di rumah tangga masih kurang dari 2% dan kurang dari 0,5% dari total populasi. Sementara pengguna internet Indonesia diperkirakan telah mencapai 30 juta.

Padahal broadband telah terbukti sebagai salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Karena keterbatasan kabel tembaga untuk DSL dan perangkat broadband lainya di Indonesia, maka wireless broadband berupa WiMAX merupakan hal yang paling ideal.

Sementara dari sisi market, Indonesia sudah sangat siap menerima WiMax. Werner menyebut ada tiga faktor yang menjadi indikator utama potensi market WiMax di Indonesia. Ketiganya yakni, rendahnya penetrasi broadband, tingginya pengguna internet, serta tingginya pertumbuhan konsumsi PC atau notebook.

"Menurut hasil studi McKinsey di 2009, untuk setiap 10% pertumbuhan penetrasi broadband rata-rata menghasilkan 0,6% pertumbuhan GDP. Jadi hasilnya sangat signifikan," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan teknologi pesaing WiMax, LTE? Industry Manager Asia Pacific ICT Practice Frost & Sullivan, Marc Einstein kepada INILAH.COM mengatakan Indonesia masih belum perlu LTE. Hal itu karena pasar yang telah dicakup 3G baru mencapai 10%. Sementara jaringan 3G akan terus berkembang dalam hal jangkauan, serta kecepatan juga terus diupgrade.

Ia menilai penerapan LTE akan mengalami hambatan besar jika pemerintah tidak cukup memberikan frekuensi . Selain itu layanan ini memerlukan capex (belanja modal) awal yang tinggi, termasuk harga perangkat yang sangat mahal.

Sementara yang potensial untuk layanan LTE adalah untuk video streaming dan download. Selain itu juga membuka berbagai aplikasi baru misalnya dalam hal kesehatan, otomotif, logistik dan industri. "Layanan LTE akan menjadi mainstream di Indoensia. Karena LTE akan berkembang sebagai standar selular global," kata Marc.

Namun Marc mengingatkan beberapa hal perlu dicermati sebelum implementasi LTE. Indonesia, menurutnya harus menunggu beberapa tahun ke depan sebelum meluncurkan LTE untuk mendapat keuntungan dari biaya yang lebih murah.

"Pemerintah tidak perlu memaksakan agar LTE tersedia lebih cepat," imbuhnya. Ia menilai LTE tidak akan tersedia di Indonesia hingga 2013. "Market share akan kurang dari 5%," imbuhnya.

Pengurus Mastel (Masyarakat Telematika Indonesia) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menilai implementasi WiMax akan berjalan lambat. Hal itu karena pemerintah masih ngotot dengan standar 16d dan tidak ada kelonggaran ketentuan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri).

"Bagi saya Indonesia harus tegas dalam menerima berbagai jenis teknologi baru. Peran pemerintah hanya pada spektrum mana operator bekerja termasuk perizinannya. Dengan jelasnya posisi pemerintah dan operator, maka konsumen yang paling diuntungkan karena kualitas layanan akan semakin baik," katanya.

Sementara Yohanes Denny mengatakan LTE masih mengalami kendala penerapan. Hal itu karena pemerintah sedang mengembangkan Wimax yang ingin lebih mengutamakan pengembangan konten lokal.

Dari sisi roadmap, Indonesia memiliki rencana 4G dan LTE. Namun saat ini pemerintah masih mengembangkan Wimax. Ia mengatakan pengembangan LTE lebih mudah, karena teknologi 3G tinggal menambah beberapa perangkat keras saja. "Dengan LTE akan lebih banyak daerah pedesaan (blank spot) bisa dipenuhi," ujarnya.

[Sumber: INILAH.COM]
Continue Reading...

Senin, 11 Januari 2010

Kumpulan Lyric


Anda hobi bernyanyi...? tapi susah untuk menghafalkan lagu - lagu kesayangan anda. aplikasi ini cocok buat anda. dan gratis...!!!

Mobile book ini kami sediakan untuk anda yang gemar menyanyi, dengan memiliki ebook ini maka anda dapat dengan mudah untuk megingat dan menghafalkan lagu-lagu yang anda sukai. Dimanapun dan kapanpun anda dapat membukannya selagi anda masih membawa ponsel anda. silahkan download sekali lagi Gratis tis tis...tissss...!!!


DOWNLOAD SEKARANG GRATIS

 

Continue Reading...

Minggu, 07 Juni 2009

Fitur Terbaru iPhone 3.0 Bocor?



World Wide Developers Conference (WWDC) akan digelar tidak lama lagi. Dalam event tersebut, Apple akan memberikan informasi teknis yang berkaitan dengan iPhone OS dan Mac OS X kepada para developer software yang datang dari seluruh penjuru dunia.

Namun, acara yang paling ditunggu-tunggu semua orang adalah peluncuran iPhone generasi terbaru, yang menurut rumor akan diperkenalkan lewat event tahunan tersebut. Menjelang WWDC, beberapa fitur iPhone generasi terbaru kembali bocor di internet.

Situs asal China, UMPCFever, membocorkan beberapa foto yang mereka klaim sebagai fitur digital compass, audio recording, dan touchfocus camera yang dimiliki oleh iPhone 3.0. Meskipun foto yang ditampilkan sangat meragukan, karena tidak mewakili gaya desain Apple, foto-foto tersebut mewakili gambaran dari fitur yang diprediksikan akan hadir pada iPhone 3.0.

Dalam foto tersebut, terdapat juga demo dari fitur touchfocus. Dalam viewfinder kamera, terdapat kotak dengan frame berwarna biru, yang dapat digeser untuk menentukan titik fokus dari kamera, sedikit mirip dengan fitur yang dimiliki oleh Sony Ericsson XPERIA X1. TMPCFever juga memberikan perbandingan hasil jepretan kamera yang diambil menggunakan iPhone 3G dan iPhone 3.0, di mana foto yang diambil oleh kamera iPhone 3.0 terlihat lebih cemerlang.

Apakah fitur-fitur tersebut benar-benar dimiliki oleh iPhone 3.0 atau hanya hoax semata? Fakta sebenarnya akan terungkap pada WWDC yang akan berlangsung 8-12 Juni besok di San Fransisco, AS.

(Sumber: http://www.rileks.com)
Continue Reading...

BlackBerry Ancam Dominasi Nokia



Boomingnya produk Blackberry (BB) di pasar telepon seluler Indonesia menjadi salah satu penyebab maju mundurnya produsen ponsel, Nokia, berinvestasi di Indonesia. Produk asal Kanada itu diperkirakan bakal terus menggerus penjualan Nokia di segmen atas.

"Dari sekian yang ada, Nokia memang yang paling besar. Tapi bisa-bisa kegusur sama Blackberry, mikir juga dia (untuk berinvestasi Indonesia). Kalau di sini Blackberry booming, padahal di negara-negara lain tidak," ujar Direktur Telematika Ditjen Industri Alat Transportasi dan Telematika (IATT) Departemen Perindustrian Ramon Bangun.

Ramon menjelaskan rencana investasi produk handphone itu terdiri dari para pelaku prinsipal besar dunia seperti LG dan Nokia. Namun ada juga beberapa investor lokal yang ingin berinvestasi dengan mengembangkan teknologi ponsel dari Tiongkok. "Dari sekian peminat yang ada (untuk membangun pabrik), hanya LG yang sudah menyatakan minatnya dengan sungguh-sungguh. Tinggal menunggu realisasi," ungkapnya.

Proses perijinan investasi produsen handphone asal Korea selatan itu saat ini telah masuk di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Tinggal menunggu proses administrasinya selesai. Ada juga produsen CDMA lokal bermerek Nexian yang berencana membuat Blackberry. "Mereka kabarnya telah mengajukan lisensi ke Research in Motion (RIM) dari Kanada selaku vendor Blackberry," cetusnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot Dewa Broto mengatakan, mengacu pada Peraturan Menteri, maka semua perusahaan yang telah memenuhi syarat bisa saja melakukan importasi alat dan perangkat telekomunikasi di Indonesia. "Hal ini dimaksudkan untuk tidak terjadinya monopoli importasi alat atau perangkat telekomunikasi," lanjutnya.

(Sumber: http://www.fajar.co.id)
Continue Reading...

XpPhone - Smartphone Pakai Windows XP



Baru beberapa hari lalu, kita dikejutkan hadirnya netbook dengan Android, sistem operasi yang sebelumnya didesain untuk smartphone. Kali ini sebuah perusahaan China malah membuat terobosan sebaliknya, smartphone yang menggunakan sistem operasi Windows XP.

Smartphone pertama dengan Windows XP yang diberi nama xpPhone itu dipamerkan dalam pameran akbar Computex di Taipei, Taiwan, Jumat (5/6). xpPhone dibuat oleh In Technology, perusahaan di Kota Guangzhou, China bagian selatan.

"Produk tersebut akan dipasarkan di China sekitar tiga bulan lagi dan baru kemudian ke seluruh dunia," kata Brad Wu, wakil presiden In Technology.

Seperti smartphone umumnya, pada keadaan diam, sistem operasinya berada pada mode stand by. Namun, begitu ada panggilan atau SMS masuk langsung aktif kembali. Baterainya dapat bertahan hingga 7 jam waktu aktif. Namun, dengan pilihan baterai lebih besar dapat diperpanjang sampai 12 jam.

Perangkat ini bisa dikatakan gabungan antara ponsel dan komputer saku. Prosesornya buatan AMD yang telah dikustomisasi dengan sebutan AMD Super Mobile. Namun, pihak In Technology bungkam soal spesifikasinya. Sementara penyimpan memori menggunakan hardisk 120 gigabyte.

Bagian badannya dapat digeser pada posisi landscape untuk mengeluarkan keyboard QWERTY yang tersembunyi. Layarnya menggunakan LCD touchscreen selebar 4,8 inci dengan resolusi 800x480 pixel. Beratnya 400 gram dan tebal 2,5 centimeter.

xpPhone sudah dilengkapi koneksi WiFi, GPS, dan pilihan untuk WiMax. Di akhir tahun, In Technology juga akan menyediakan versi yang mendukung TD-SCDMA, teknologi 3G yang dikembangkan dan dipakai sendiri di China.

(Sumber: KOMPAS.COM)
Continue Reading...
 

Mengenai Saya

Foto Saya
Gerwandi
Menerima Pemasangan Iklan Banner 125 x 125 Seharga Rp.50.000/Bulan, Silahkan hubungi saya di Gerwandi[at]gmail[dot]com
Lihat profil lengkapku

Masukkan Code ini K1-FFYEF3-A
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Wap Portal :
http://ponsel.websiteforever.mobi
© 2007 - 2009 aplikasihp.blogspot.com | http://games4mania.blogspot.com

PONSEL DAN TEKNOLOGI Copyright © 2010 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template